Bencana yang telah terjadi di
Indonesia sangatlah banyak. Entah itu bencana yang kita hadapi ketika alam
sedang berkehendak atau bencana yang kita alami setiap tahunnya. Disini saya
akan membahas bencana yang terjadi setiap tahunnya.
Bencana banjir , siapa yang tidak
mengenal bencana yang terjadi di Indoensia setiap penghujung tahun ataupun awal
tahun. Biasanya banjir terjadi pada saat musim hujan antara bulan Oktober
sampai Maret. Dan musim hujan paling parah biasanya terjadi pada bulan Desember
dan Januari. Pada saat bulan – bulan tersebut , hujan tidak henti-hentinya
terus mengguyur dari pagi hingga malam hari. Maka disarankan untuk membawa
payung atau jas hujan pada bulan- bulan tersebut.
Tentunnya karena curah hujan yang
sangat tinggi dengan intensitas air yang banyak , sudah pasti banjir tidak
dapat dihindari apalagi didaerah ibu kota Jakarta yang memiliki lapisan
penyerapan air yang tipis. Sebetulnya bukan hanya karena lapisan penyerapan air
yang tipis tetapi juga karena sampah – sampah yang menumpuk dibantaran sungai
disekitar kota tersebut. Rata – rata penghuni yang tinggal dibantaran sungai
disekitar Jakarta tersebut malas untuk membuang sampah ditempat pembuangan
sampah . Biasanya mereka memilih jalan yang praktis yaitu dengan cara membuang
sampah ke belakang mereka tinggal yaitu sungai tersebut. Itu terjadi terus
menerus sehingga tertumpuklah sampah tersebut yang seharusnya menjadi jalananya
air sungai tersebut masuk menjadi terhambat . Karena curah hujan yang tinggi
dan air pun semakin banyak tetapi jalurnya terhalang oleh sampai hingga meluap
keatas sungai sampai akhirnya banjir pun mengenangi wilayah tersebut sampai ke
jalan – jalan besar di ibu kota Jakarta.
Cara menyikapi terjadinya bencana banjir untuk warga
yang tinggal dibantara sungai tersebut adalah dengan membuat saluran air yang
baik, yaitu dengan cara membuat terowongan
saluran air di bawah tanah yang menjamin semua air hujan akan disalurkan menuju
laut. Menanam pohon atau tanaman di sekitar rumah, pohon dapat menyerap air dengan sangat baik. Pohon dengan
batang yang besar tentu lebih dapat banyak menyerap air jadi menanamlah pohon
yang banyak disekitar lingkungan . Melestarikan hutan , hutan berfungsi
sebagai bunga karang (sponge) dengan menyerap air hujan dan mengalir dengan
perlahan-lahan ke anak-anak sungai. Ia juga bertindak sebagai filter dalam
menentukan kebersihan dan kejernihan air. Hutan mampu menyerap air hujan pada
harga 20%. Kemudian air hujan ini dibebaskan kembali ke atmosfir dalam sejatan
kondensasi. Hanya dengan ini saja pengurangan air hujan dapat dilakukan.
Solusi kita untuk mencegah bencana banjir yaitu dapat dilakukan dengan
mewujudkan sistem drainase kota yang dapat memberikan alternatif penyelesaian
masalah banjir. Melalui penerapan lubang resapan dengan teknik Biopori ini,
dapat dilakukan konservasi air, sehingga air dapat disimpan di dalam tanah.
Diharapkan pada musim kemarau tidak terjadi kekeringan dan sebaliknya di musim
hujan tidak banjir. Lebih jauh lagi, sampah rumah tangga yang selama ini
disia-siakan pengelolaannya dan seringkali menjadi salah satu penyebab
terjadinya banjir besar di kota Jakarta, dapat dikendalikan, bahkan bisa
menjadi kompos sehingga lingkungan akan menjadi lebih hijau, bersih, indah,
nyaman dan aman. Selain itu, ada juga
Sewer System yang dilengkapi tanki raksasa. Tanki raksasa itu digunakan sebagai
penampung cadangan guna mengantisipasi debit air yang berlebih. Solusi banjir
juga dapat dilakukan dengan pembangunan waduk dank anal. Serta yang tidak kalah
penting adalah menghargai lingkungan sekitar kita dan juga daerah aliran sungai
seperti jangan membuang dampah di daerah alisarn sungai. Karena itu penting
memiliki rencana strategis dalam menangani masalah banjir demi mengurangi dan
menghindari daerah dari bencana benjir.
Sikap kita mengenai
bencana banjir tersebut adalah dengan cara memberikan bantuan terhadap korban –
korban banjir tersebut, seperti memberikan mereka bantuan buku – buku gratis,
karena buku yang mereka punya mungkin sudah ikut hanyut bersama banjir
tersebut. Begitu juga kita memberikan baju – baju kita yang sudah tidak
terpakai tetapi masih layak pakai untuk
warga – warga yang terkena banjir karena mungkin baju mereka juga basa dan
hanyut oleh banjir. Kita juga bisa membuka tempat belajar sementara bagi adik –
adik kita yang tidak bersekolah karena sekolah mereka tergenang banjir. Yang pastinya
banjir ini tidak menghentikan mereka yang mau pada belajar untuk menjadi sukses
kedepannya.